AGUNG PRASETIYO
Travel more, so you can capture and write more
Monday, June 5, 2017
Sunday, February 5, 2017
Pesona Air Terjun di Geopark Nasional Ciletuh Sukabumi
Berbicara soal wisata Indonesia, tidak akan ada habisnya karena alam dan budaya Indonesia surganya para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Tidak dipungkiri mungkin dari kita lebih mengenal wisata layaknya Bali, Lombok dan tempat wisata terkenal lainnya di Indonesia.
Namun perjalanan saya kali ini pergi ke daerah yang tidak terlalu jauh dari Jakarta. Untuk mengenal wisata dan refreshing akhirnya memutusksan untuk pergi ke Sukabumi tepatnya ke Geopark.
Berbicara mengenai geopark beberapa bulan yang lalu, saya berkesempatan untuk mengunjungi salah satu Geopark Nasional yang telah sesuai dengan standar Geopark versi UNESCO.Yaaps tepatnya Geopark Nasional Ciletuh Sukabumi.
Mungkin sebagian dari kita belum tahu apa itu Geopark. Jadi, Geopark menurut buku Geopark Nasional Ciletuh Sukabumi terbitan Pemerintah daerah provinsi Jawa Barat dibawah dinas energi dan sumber daya mineral bahwa Geopark adalah sebuah konsep manajemen pengembangan kawasan berkelanjutan yang menyeleraskan keragaman geologi, hayati, dan budaya melalui prinsip konservasi dan rencana tata ruang wilayah yang sudah ada.
Masyarakat sekitar yang tinggal di dalam kawasan sangat berperan loh traveler untuk melindungi dan menjaga wisata alam.
Geopark Ciletuh memiliki bentang alam berupa dataran tinggi yang berbentuk tapai kuda (amphiteater) yang terbuka ke arah Teluk Ciletuh (Martodjo, 1984). Akses menuju lokasi ini dapat ditempuh melalui jalan darat dari Jakarta atau Bandung menuju ke Desa Tamanjaya di Kecamatan Ciemas dengan melalui kota Pelabuhan Ratu.
Kali ini saya ingin membagi informasi seputar perjalanan menikmati air terjun di kawasan Geopark ini. Sedikitnya ada sepuluh air terjun (curug) di Geopark Ciletuh. Urutan curug tersebut dimulai dari utara ke selatan yaitu Curug Cimarinjug, Curug Sodong, Curug Ngelai, Curug Cikanteh, Curug Cikaret, Curug Puncak Jeruk, Curug Awang, Curug Tengah dan Curug Puncak Manik dan Curug Luhur.
CURUG SODONG
Curug Sodong ini terletak di Desa Ciwaru atau yang terkenal dengan nama Curug Kembar. Curug ini cukup Di Curug ini juga tersedia sarana parkir yang cukup memadai bagi motor dan mobil. Parkirannya pun terletak di depan pelataran curug.
CURUG CIMARINJUNG
Curug Cimarinjung, curug ini terletak di Desa Ciemas dan berdekatan dengan Pantai Palangpang yang memiliki ketinggian sekitar 45 meter. Lokasi wisata ini cocok bagi kalian yang hobi fotografi dan menikmati keindahan alam diantara bongkahan batu besar yang mengapit aliran air terjun ini.
CURUG CIKANTEH
Curug Cikanteh ini terletak di Desa Ciwaru. Untuk menuju curug ini kalian dapat berjalan kaki dari Curug Sodong selama kurang lebih 30 menit karena lokasinya berdekatan.
CURUG AWANG
Banyak yang bilang kalau air terjun ini mirip dengan Air Terjun Niagara. Curug ini masih berada di Kawasan Ciletuh Geopark dan memiliki ketinggian kurang lebih 40 meter. Tekstur warna dinding curug ini kecoklatan yang merupakan susunan dari batu alam yang tentunya memiliki ketertarikan tersendiri jika berwisata kesini.
Untuk menuju ke curug ini kalian harus berjalan kaki melewati persawahan dan jalan menurun yang sangat terjal. Hanya terdapat pegangan sebuah tambang dan undakan bebatuan yang dirasa masih harus ditingkatkan lagi fasilitas bagi wisatawan yang ingin menuju ke curug ini.
Kawasan Geopark Ciletuh memang menyajikan pemandangan alam dan air terjun yang luar biasa. Jika kalian ke tempat ini, pastinya siapkan fisik dan mental yang prima karena jarak dan akses yang menantang yang membutuhkan banyak tenaga. Terus lestarikan wisata Indonesia dan jaga selalu lingkungan ya traveler.
Sunday, January 15, 2017
Ke Cirebon? Jangan lupa ke Taman Gua Sunyaragi
Ingin liburan yang hanya weekend dan tetap bisa kerja lagi pada hari Senin? Kalian perlu mencoba nih menjelajah kota yang terkenal dengan sebutan kota udang. Dimana coba kota dengan terkenal sebutan udang? hehe Pastinya Cirebon!
Selain terkenal dengan kota udang, kota tersebut juga memiliki banyak sejarah yang patut kalian kunjungi saat berlibur kesana. Selain melepas penat kalian juga mendapatkan wawasan dan pengetahuan.
Jadi awalnya memutuskan untuk liburan ke Cirebon, berawal dari percakapan di grup whatsapp komunitas blogger. Karena cukup terjangkau dan tidak terlalu menguras kantong untuk menuju kesana, akhirnya saya dan salah satu travel blogger yang menyukai sejarah yaitu si Yoga memutuskan untuk melancong ke Cirebon pada hari Sabtu, menginap semalam dan pulang Minggu.
Mudah sekali cara untuk menuju ke Cirebon. Kalian tinggal pesan tiket kereta tujuan Gambir-Cirebon atau Pasar Senen-Cirebon PP degan kisaran harga 80 ribu sampai dengan 200an (tergantung jenis kelas kereta api yang diinginkan). Untuk penginapan juga tidak perlu risau karena banyak hotel di sekitaran stasiun dengan harga terjangkau. Kami pun menyewa tidak sampai 200 ribu semalam di Cordova Hotel yang tepat diseberang Stasiun Cirebon Kejaksan di pintu keluar stasiun.
Keluar stasiun disambut banyak tukang becak yang menawarkan jasanya ditengah terik matahari karena kami tiba di Cirebon pukul 2 siang menggunakan kereta Tegal Bahari dari Stasiun Gambir. Jangan lupa kalau kesini kalian wajib bawa kacamata dan topi saat berkunjung kesini. Terik matahari sangat menyengat kulit!
Setelah keluar stasiun dan menolak tawaran abang becak lanjut saya dan Yoga mencari makan siang dan sholat dzuhur terlebih dahulu. Perut kerucukan pun sudah terisi dan saatnya kita explore Cireboon!
LOKASI DAN TRANSPORTASI
Destinasi pertama yang kami kunjungi yaitu Taman Sari Gua Sunyaragi. Objek wisata ini berlokasi di kelurahan Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon. Untuk
menuju kesini kalian bisa menggunakan angkutan umum D05 dari depan
stasiun Cirebon Kejaksan. Cukup membayar 5 ribu lalu nanti diturunkan di
perempatan lampu merah Sunyaragi. Kalian tinggal menyeberang ke kanan
dan jalan lurus saja sampai ketemu pintu masuk wisata ini. Namun jika
tidak biasa berjalan kaki lebih baik menggunakan jasa becak untuk menuju
kesini.
TIKET MASUK
Setelah sampai di depan pintu Taman Sari Gua Sunyaragi kalian bisa membeli tiket seharga 10 ribu per orang. Kesan pertama kali kesini menurut saya tempat yang nyaman, karena kalian bisa sambil duduk-duduk, menikmati pemandangan, mendokumnetasikan wisata dan mengenal sejarah. Disini tentunya kalian bisa menyewa guide untuk mengetahui lebih dalam tentang Gua Sunyaragi.
TAMAN SARI GUA SUNYARAGI
Taman Sari Gua Sunyaragi dibangun pada 1703 M. Pemandu di sana menggunakan versi buku Purwaka Caruban Nagari yang
ditulis tangan oleh Pangeran Kararangen tahun 1720. Dalam buku tersebut
tertulis bahwa sang pangeran yang merupakan cicit dari Sunan Gunung Jati
membangun gua ini pada tahun 1703. Tujuan dibangunnya Gua Sunyaragi adalah sebagai tempat untuk beristirahat dan meditasi para Sultan Cirebon dan keluarganya.
Taman Sari Gua Sunyaragi memiliki
goa-goa yang dapat dimasuki oleh para
wisatawan. Goa-goa tersebut bernama seperti Goa Peteng yang digunakan sebagai tempat nyepi untuk kekebalan tubuh, Goa Pengawal sebagai tempat berkumpulnya para pengawal sultan,
Goa Pawon sebagai dapur penyimpanan makanan, Goa Arga Jumut sebagai tempat orang pentingnya keraton, dan beberapa goa lainnya.
Pintu goa didesain dengan bentuk pintu yang rendah sehingga mengharuskan wisatawan untuk merunduk ketika memasuki goa. Hal tersebut memiliki filosofi bahwa setiap orang yang hendak menghormati ketika memasuki tempat ini. Jadi kalian waspada ya ketika memasuki goa-goa ini karena pintunya sempit. Perpaduan seni arsitektur Indonesia klasik dan China terasa kental mewarnai setiap ornamen bangunan. Struktur batu karang yang ditata sedemikian rupa membentuk corak wadasan.
Pintu goa didesain dengan bentuk pintu yang rendah sehingga mengharuskan wisatawan untuk merunduk ketika memasuki goa. Hal tersebut memiliki filosofi bahwa setiap orang yang hendak menghormati ketika memasuki tempat ini. Jadi kalian waspada ya ketika memasuki goa-goa ini karena pintunya sempit. Perpaduan seni arsitektur Indonesia klasik dan China terasa kental mewarnai setiap ornamen bangunan. Struktur batu karang yang ditata sedemikian rupa membentuk corak wadasan.
Sunday, December 25, 2016
Monkey Forest Ubud, Wisata Wajib Ketika Berkunjung ke Bali
Bali memiliki satu tempat wisata dimana para pengunjungnya bisa langsung berinteraksi dengan monkey atau monyet. Nama tempatnya sudah mendunia loh, sebut saja Monkey Forest atau juga disebut Mandala Wisata Wanara Wana. Tempat ini banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara karena ada sekitar 600-an ekor monyet dengan berbagai kelompok berada disini.
LOKASI & SEJARAH MONKEY FOREST UBUD
Lokasinya berada di Desa Pakraman Padangtegal, Kelurahan Ubud, Gianyar ini menjadi daya tarik wisatawan saat berkunjung ke Bali. Wisata ini tidak dapat dipisahkan dari Desa Pakraman dikarenakan dikawasan objek wisata tersebut merupakan tempat Pura Kahyangan Tiga Desa Adat Padangtegal yaitu Pura Dalem Agung yang sebagai tempat peribadatan masyarakat sekitar.
Objek wisata ini mulai dikembangkan sekitar tahun 1970 dan dikelola oleh Badan Desa. Pihak pengelola wisata ini menggunakan filosofi Tri Hita Karana yakni Konsep hidup dalam menghargai, menjaga keharmonisan keberadaan alam dengan makhluk ciptaan-Nya serta aktivitas spiritual masyarakat di sekitarnya.
TIKET MASUK MONKEY FOREST UBUD
Selain memberikan suasana sejuk dan asri, jika berwisata ke tempat ini juga sangat terjangkau untuk tiket masuknya, per 1 Januari 2016 para wisatawan yang berkunjung dikenakan tarif sebagai berikut.
- Dewasa (lebih dari 12 tahun) Rp40.000/orang
- Anak-Anak Rp30.000/orang
Jenis kera yang berada disini dikenal sebagai kera panjang atau dalam istilah ilmiahnya Macaca fascicularis. Kera-kera di Monkey Forest Ubud terbagi ke dalam 5 kelompok yaitu Kera yang berlokasi di depan Pura Dalem, Michelin, Timur, Tengah dan Kuburan. Dimana masing-masing kelompok beranggotakan 100-120 ekor monyet. Saat petugas di objek wisata ini memberikan makanan, kalian juga bisa ikut memberikan makanan seperti ubi loh ke monyet-monyet disini sambil menikmati suasana sejuk dan asri.
TIPS KETIKA BERKUNJUNG
- Ketika kalian berada di tempat ini, tetaplah berjalan dan jangan mencoba mengganggu monyet-monyet di sekitar area ini
- Jaga selalu barang bawaan anda, karena monyet ini terkadang suka mengambil atau menarik barang orang yang sedang lewat di depan mereka
- Jika ingin memberi makan kepada monyet sebaiknya ditemani oleh pemandu agar tidak terjadi hal yang diinginkan
- Jika kalian sedang berjalan di tempat wisata ini, lalu ada monyet yang menarik baju atau kaki kalian, jangan panik dan takut mintalah bantuan kepada pemandu disekitar
- Jangan memberikan makanan seperti kacang, roti atau biskuit. Hal tersebut sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan mereka
- Jangan membuang sampah sembarangan ya agar wisata Indonesia tetap terjaga kebersihan dan keindahannya
MONKEY FOREST UBUD
Jl. Monkey Forest, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571-Indonesia
Friday, December 23, 2016
Akomodasi untuk Bisnis dan Wisata di Bengkulu? Hotel Santika Pilihannya
Halo sobat, kali ini saya diberi kesempatan untuk menginap di salah satu hotel terbaik di Provinsi Bengkulu. Provinsi ini terletak di bagian barat daya Pulau Sumatera. Kebetulan saya berkunjung kesini karena memang ada urusan pekerjaan sehingga pilihan jatuh pada Hotel Santika Bengkulu. Selain berada di tengah kota Bengkulu. Hotel ini juga dilalui oleh angkutan umum sehingga jika kalian yang ingin pergi ke beberapa tujuan wisata atau wilayah disekitar Bengkulu cukup mudah. Mega Mall Bengkulu dan Rumah Pengasingan Bung Karno bisa dicapai dalam
waktu 5 menit berkendara. Pengunjung juga dapat menikmati Pantai Panjang yang terkenal di kota
ini. Cukup dengan waktu lebih kurang 15 menit dari hotel untuk menuju ke
pantai tersebut.
Langsung saja, Seperti biasanya saat masuk ke hotel ini saya disambut oleh staf hotel yang ramah, saat check in saya menyerahkan kartu identitas KTP untuk di scan dan menandatangani bill dan membayar sejumlah uang untuk kamar yang telah saya booking. Kamar yang saya booking jenisnya adalah superior king bed. Kamar saya berada di lantai 5 dan berikut penampakan lorong menuju kamar di hotel ini.
Selain kolam renang indoor, pusat kebugaran dan spa, Hotel Santika Bengkulu juga menyediakan business center untuk keperluan bisnis anda. Di Business Center ini apabila kalian menginap untuk kebutuhan bisnis, bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di tempat ini untuk mencetak bahan-bahan seminar atau kegiatan administrasi lainnya. Ballroom yang tersedia di lantai 2 ini cukup menampung kurang lebih 500 orang. Interior dan area business center ini juga nyaman banget.
Langsung saja, Seperti biasanya saat masuk ke hotel ini saya disambut oleh staf hotel yang ramah, saat check in saya menyerahkan kartu identitas KTP untuk di scan dan menandatangani bill dan membayar sejumlah uang untuk kamar yang telah saya booking. Kamar yang saya booking jenisnya adalah superior king bed. Kamar saya berada di lantai 5 dan berikut penampakan lorong menuju kamar di hotel ini.
![]() |
| Lorong Menuju Kamar Hotel |
![]() |
| Kamar Hotel |
![]() |
| Tea Maker |
![]() |
Selain kolam renang indoor, pusat kebugaran dan spa, Hotel Santika Bengkulu juga menyediakan business center untuk keperluan bisnis anda. Di Business Center ini apabila kalian menginap untuk kebutuhan bisnis, bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di tempat ini untuk mencetak bahan-bahan seminar atau kegiatan administrasi lainnya. Ballroom yang tersedia di lantai 2 ini cukup menampung kurang lebih 500 orang. Interior dan area business center ini juga nyaman banget.
![]() |
| Interior Business Center |
![]() |
| Interior Lantai 2 Hotel |
![]() |
| Toilet |
Layanan kamar di hotel ini pun
24 jam dan restaurant buka pukul 06 pagi sampai jam 11 malam. Hotel Santika Bengkulu menyediakan 82 kamar yang luas dan elegan serta
dilengkapi berbagai fasilitas. Setiap kamar dilengkapi dengan kulkas,
pendingin udara, peralatan mandi, TV serta koneksi internet Wi-Fi
gratis.
Semoga bisa menjadi referensi bagi teman-teman yang
memerlukan akomodasi saat berlibur maupun dalam kegiatan bisnis kalian.
Jl. Raya Jati No. 45, Sawah Lebar, Ratu Agung, Kota Bengkulu, Bengkulu 39225, Indonesia
No. Telp. +62 736 2585
Sunday, November 20, 2016
Menginap di Solo? Pastinya The Royal Heritage Surakarta Hotel
Memang rasanya kurang lengkap jika ke Solo tidak membeli
batik atau berwisata budaya seperti berkunjung ke Keraton
Surakarta yang terkenal di kota ini.
Solo tidak hanya terkenal dengan keramahan penduduknya saja, namun banyak yang bisa di explore jika kita berkunjung ke Solo. Berbicara tentang batik dan wisata kurang tepat rasanya jika tidak menemukan akomodasi yang nyaman dan cocok saat berlibur. Jika kalian berkunjung ke Solo, saya akan merekomendasikan salah satu hotel bernuansa khas jawa dan tradisional yang kalian wajib coba ketika berlibur ke kota ini.
Kalian bisa mencoba untuk menginap di Hotel the Royal Heritage. Hotel ini berlokasi di Jl. Slamet Riyadi No. 6 Solo dan tentunya berada di pusat kota Solo. Untuk menuju ke lokasi tidak
sulit karena letaknya yang sangat strategis. Bahkan jika kalian ingin membeli batik dan wisata ke keraton juga mudah sekali karena kalian tinggal berjalan kaki menuju Keraton Kasunanan, pasar tradisional
Pasar Klewer, dan Pusat Grosir Solo (PGS) yang terkenal dengan batik dan kulinernya.
Solo tidak hanya terkenal dengan keramahan penduduknya saja, namun banyak yang bisa di explore jika kita berkunjung ke Solo. Berbicara tentang batik dan wisata kurang tepat rasanya jika tidak menemukan akomodasi yang nyaman dan cocok saat berlibur. Jika kalian berkunjung ke Solo, saya akan merekomendasikan salah satu hotel bernuansa khas jawa dan tradisional yang kalian wajib coba ketika berlibur ke kota ini.
![]() |
| Front Office Hotel |
![]() |
| Interior Lobby |
Hotel ini memiliki 150 kamar yang terdiri dari jenis kamar Superior Room, Deluxe Room, Executive Room, Junior Suite dan Executive Suite. Untuk fasilitas kamar di hotel ini pastinya tidak kalah dengan hotel lainnya kalian bisa berselancar di dunia maya dengan akses internet cepat karena di hotel ini tersedia Free Wifi. Di dalam setiap kamar pastinya telah tersedia Mini Bar, Sendal Hotel, Safe Deposit Box, TV Channel dan Tea & Coffee Maker yang membuat merasa nyaman saat beristirahat.
| Kamar |
| Coffe and Tea Maker |
| Toilet |
Saat perut lapar, kalian bisa menuju ke restoran yang bernama
Srikandi Restaurant yang berada di lobby hotel ini. makanan yang
disediakan juga sangat beragam, mulai dari tradisional sampai makanan
western. Sarapan pagi dimulai pukul 06.00-10.00 seperti layaknya hotel
lainnya.
![]() |
| Srikandi Restaurant |
The Royal Surakarta Heritage
Jalan Slamet Riyadi 06-Solo
Telepon : +62 271 666 111
reservasi@theroyalsurakartaheritagesolo.com
Instagram : theroyalsurakartaheritage
Twitter : @TheRoyalHotel_
Fanpage : The Royal Surakarta Heritage Solo MGallery Collection
Friday, August 26, 2016
Kenyamanan Menginap di The Trans Luxury Hotel Bandung
Berkunjung
ke kota kembang, mungkin sobat sudah banyak yang berkunjung dan mengenal ke kota
ini. Bandung terkenal selain dengan pusat perbelanjaannya juga banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi di akhir pekan bersama keluarga. Berbicara mengenai wisata pasti tidak lepas dengan tempat menginap atau akomodasi yang cocok dan nyaman dengan dengan kualitas yang mumpuni.
Berbicara soal penginapan di Bandung, masyarakat dan pelancong pastinya kenal dengan salah satu hotel terbaik di kota ini. Sebut saja Hotel Trans Bandung, hotel ini beralamat di Jl. Gatot Subroto No. 289, Batununggal, Jawa
Barat 40273. Ini salah satu hotel rekomendasi bagi keluarga dan corporate yang menginginkan akomodasi yang nyaman.
Akses untuk menuju hotel ini juga sangat terjangkau karena calon konsumen bisa menggunakan transportasi umum seperti mini bus, taxi, travel atau transportasi darat lainnya seperti ojek.
![]() |
| Kamar Trans Hotel Bandung |

Interior Kamar

![]() |
| Interior Kamar Mandi |
Untuk para pengunjung yang datang kesini tidak akan not satisfied karena ini salah satu hotel yang berkualitas di kota Bandung.
Untuk interior kamar mandi dan fasilitasnya di dalamnya juga lengkap, kalian bisa menikmati interior yang mewah dan
Tertarik untuk mencoba menginap disini dan mengetahui informasi lebih lanjut?
Langsung saja kunjungi web The Trans Luxury Hotel Bandung
The Trans Luxury Hotel Bandung
Jl. Gatot Subroto No. 289, Batununggal, Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40273, Indonesia
Subscribe to:
Comments (Atom)





















